Mold & Mycotoxitosis
Indonesia memiliki daerah tropis basah yang merupakan tempat terbaik bagi pertumbuhan jamur (jamur dan khamir). Jamur memiliki ukuran berkisar 2,0 – 10µm x beberapa mm, multiseluler eukariotik dengan reproduksi aseksual dan seksual. Keberadaan jamur dapat menyebabkan timbulnya mikosis dan mikosis. Penyakit ini sering disebabkan oleh aspergillosis dan kandidiasis, sedangkan pada kasus mikotoksikosis kasus yang paling sering adalah aflatoksikosis. Mikotoksikosis merupakan kejadian yang disebabkan oleh senyawa toksik metabolisme jamur (Jacella et al. 2010). Pada tahun 1930 kasus kematian mendadak pada kuda dan sapi di Uni Soviet dan di Inggris-Inggris yang masing-masing sebanyak 10.000 ekor di setiap kota. Setelah dilakukan penelitian secara berkala, diketahui bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh mikotoksin dari kapang yang terbentuk pada pakan.
